Karakteristik dan Metodologi Penafsiran dalam Khazanah Tafsir Nusantara

Penulis

  • Salsia Diva Pebri Syam Ma’had Aly As’adiyah Sengkang
  • Khusnul Fahima Ma'had Aly As'adiyah Sengkang

Kata Kunci:

Tafsir Nusantara, Karakteristik Tafsir, Metodologi Penafsiran, Mufasir Nusantara.

Abstrak

Artikel ini membahas karakteristik dan metodologi penafsiran dalam khazanah Tafsir Nusantara. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui pengertian Tafsir Nusantara, sejarah perkembangannya, karakteristik yang dimilikinya, serta metodologi penafsiran yang digunakan oleh para mufasir Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yaitu dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber literatur yang berkaitan dengan perkembangan tafsir di Nusantara. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Tafsir Nusantara merupakan bagian dari perkembangan tradisi keilmuan Islam yang memiliki sejarah panjang, mulai dari munculnya naskah-naskah tafsir awal hingga lahirnya berbagai karya tafsir pada masa berikutnya. Karakteristiknya terlihat dari penggunaan bahasa lokal, keterkaitan penafsiran dengan kondisi sosial dan budaya masyarakat, keragaman metode dan corak penafsiran, serta kontribusi para ulama dalam menyebarkan pemahaman Al-Qur’an. Adapun metodologi penafsiran dalam Tafsir Nusantara menunjukkan adanya variasi pendekatan yang dipengaruhi oleh latar belakang keilmuan mufasir dan kebutuhan masyarakat pada masanya. Dengan demikian, Tafsir Nusantara merupakan kekayaan intelektual Islam yang mencerminkan hubungan antara pemahaman terhadap Al-Qur’an dengan dinamika kehidupan masyarakat setempat.

 

Diterbitkan

2026-06-30